Berita Terbaru
Iklan Terbaru
Statistik
- Kunjungan hari ini:805
- Total Kunjungan:1088159
24 Agustus 2009
- Seringkali karena keterbatasan areal parkir beratap memaksa mobil diparkir di lahan terbuka, terkena sinar matahari langsung. Cat dan karet-karet mobil adalah dua hal paling cepat rusak karena panas. Diperlukan perawatan dan perlakuan khusus ketika mobil sering terkena sinar matahari langsung.
Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampak buruk sinar matahari itu :
1. Sinar matahari cepat atau lambat akan mengakibatkan cat mobil menjadi buram. Hingga pecah-pecah. Secara rutin lindungi cat mobil dengan pelapis cat untuk mengurangi dampak buruk terpaan sinar matahari. Sebaiknya lakukan pemolesan body mobil secara rutin.
2. Sebelum meninggalkan tempat parkir, tegakkanlah wiper agar karet-karet wiper tidak bersentuhan langsung dengan kaca mobil. Kaca yang panas akan makin mempercepat ketidakelastisan karet wiper. Permukaan karet wiper menjadi tidak rata dan mengeras.
3. Lindungi kabin dengan memasang kaca film. Kaca film akan mengurangi radiasi.
4. Singkirkan barang-barang yang mudah meledak dari dalam kabin. Seperti korek gas, minyak wangi semprot dan sejenisnya. Mobil yang diparkir di bawah sinar langsung matahari tak ubahnya sebuah oven. Karena bodinya yang terbuat dari logam.
5. Turunkan sedikit kaca jendela (sekitar 0.5 atau 1 cm) agar tekanan serta panas dalam kabin tidak terlalu tinggi. Suhu kabin yang tinggi juga bisa memicu pecahnya kaca depan kendaraan.
6. Jangan menyiram cairan atau air ke bodi dan kaca ketika suhu bodi mobil hangat. Pinggirkan ke tempat teduh dan tunggu hingga minimal setengah jam, jika akan mencucinya. Penyiraman cairan ketika bodi dan kaca masih hangat bisa mengakibatkan kaca pecah dan cat retak-retak. (kpl/astraworld/rsd)
Mobil Sport Savage Rivale Roadyacht Karya Pelajar Belanda Savagerivale.nl via carbodydesign.com